Mendasar tapi bermakna dalam..
aku hanya merasa semuanya sudah terlambat bagiku, tujuan hidup, masa depan, orang yang benar2 pilihanku untuk seumur hidup mendampingi hidup...
aku hanya merasa saat ini adalah tugas aku yang harus aku jalani..
untuk keluarga aku, untuk suami aku, untuk keluarga ssuami aku, untuk anakku...
banyak yang bertanya jenapa aku memilih suamiku yang sekarang? aku hanya bilang itu pilihan Allah SWT.. hemm terdengar klise memang, tapi bagiku itu yang terasa..
suami yang sepaket dengan keluarganya yang bisa nerima ibu dan adikku..
yah, mungkin mereka sakit hati, yah, imbasnya ke aku, tapi aku berfikir positif, jika bukan mereka, jika orang lain, jika orang yang aku pilih sendiri, mungkin aku akan mendapatkan perlakuan yang lebih buruk, dan mungkin itu lebih menyakitkan dibandingkan sekarang...
pernahkah aku benar2 tulus mencintai seseorang?
mungkin tidak, mungkin iya, mungkin setengah, mungkin..
takut hasilnya menyakitkan...
belajar tulus itu rumit..
mungkin hal kecil bisa, tetapi jika menyangkut tulus mencintai seseorang, itu rumit..
aku sayang suamiku, tapi perasaan aku padanya tidak sampai mencintai
aku yakin suamiku juga sebaliknya :)
aku yakin baginya aku hanya sebatas pikiran, bukan dirinya..
karena kita berdua tidak memiliki dasar yang kokoh ketika menikah
ketulusan...
aku sekarang hanya menjalani yang ada dan mempersiapkan segalanya, karena aku hanya yakin kalau waktu untuk aku akan tiba, waktu hanya untuk aku sendiri..
Semangat !! ^_^
Rangkaian Kata
Kumpulan Rangkaian Kata-Kata
Selasa, 14 Februari 2012
Rabu, 16 November 2011
Doa Ibu
Banyak yang bilang kalau setiap doa ibu pasti di ijabah sama Allah, jadi jgan macem2 sama ibu, hemmm seharusnya para penceramah/ustad harus memberitahukan secra lebih mendetail lagi, seperti, ibu yang bagaimna dulu, ibu yang berhati baik atau ibu yang berhati buruk? menurut saya, tidak semua doa ibu terkabulkan, saya berpendpat seperti itu karena setelah sumpah2 ibu saya terhadap saya tidak terbukti
seperti..
1. waktu saya mau melayat 100 hari uwa di sukabumi, ibu mati2an melarang saya pergi (karena ibu membenci alm uwa), akhrnya ibu menyumpah bis/kendaraan yang saya tumpangi masuk jurang. well itu termasuk doa ibu kan? bila semua doa ibu didengar dan dikabulkan oleh Allah, berarti sekarang saya sudah meninggal, dan Alhamdulillah saya selamat pergi dan pulangnya.
2. waktu saya mau lahiran, ibu berkata "liat aja kalau nanti ada apa2 pas lahiran!!" yang pasti saya percaya Allah dan saya percaya Allah pasti melindungi aku, dan Alhamdulillah waktu lahiran berjalan normal dan termasuk cepat untuk kelahiran anak pertama.
3. ketika ibu bilang saya anak durhaka, well itu tersakit dari semua sumpah serapahnya. ibu menyuruh saya cepat kluar cari rmh sendiri begitu nikah, sesuai amant ibu ya saya dan suami segera cari rumah sndiri, tpi begtu saya pindah, ibu malahan blng ke semua orang kalau saya anak durhaka, tidak tau terima kasih tidak tau diri, dll.. well sejak itu sampai skrag aku selalu berrpikir kalau aku sudah dipastikan masuk neraka :) yah biarpun semua org yg sayang pada saya bilng tidak akn didengar doa ibu itu.
well masih bnyk cntoh lainnya, itu membuktikan tidak semua doa ibu atau smpah serapah ibu terkabulkan. Aku pernah bertanya pada ibuku, apa doa seorang ibu yang hatinya jahat terkabulkan juga? dann ibu blng iya, hemmm tidak adil kan kalau gitu, bagaimana jika si ibu jahat tapi si anak baik, si ibu jahat nyumpahin si anak masuk neraka, kalau dikabulkan anak yang baik ini masuk neraka dong? ga adil sepertinya, bukan kah islam agama yang adil? sow, saya semakin yakin kalau tidak semua doa ibu itu dikabulkan..
well... ini hanya pemikiran saya ^_^
seperti..
1. waktu saya mau melayat 100 hari uwa di sukabumi, ibu mati2an melarang saya pergi (karena ibu membenci alm uwa), akhrnya ibu menyumpah bis/kendaraan yang saya tumpangi masuk jurang. well itu termasuk doa ibu kan? bila semua doa ibu didengar dan dikabulkan oleh Allah, berarti sekarang saya sudah meninggal, dan Alhamdulillah saya selamat pergi dan pulangnya.
2. waktu saya mau lahiran, ibu berkata "liat aja kalau nanti ada apa2 pas lahiran!!" yang pasti saya percaya Allah dan saya percaya Allah pasti melindungi aku, dan Alhamdulillah waktu lahiran berjalan normal dan termasuk cepat untuk kelahiran anak pertama.
3. ketika ibu bilang saya anak durhaka, well itu tersakit dari semua sumpah serapahnya. ibu menyuruh saya cepat kluar cari rmh sendiri begitu nikah, sesuai amant ibu ya saya dan suami segera cari rumah sndiri, tpi begtu saya pindah, ibu malahan blng ke semua orang kalau saya anak durhaka, tidak tau terima kasih tidak tau diri, dll.. well sejak itu sampai skrag aku selalu berrpikir kalau aku sudah dipastikan masuk neraka :) yah biarpun semua org yg sayang pada saya bilng tidak akn didengar doa ibu itu.
well masih bnyk cntoh lainnya, itu membuktikan tidak semua doa ibu atau smpah serapah ibu terkabulkan. Aku pernah bertanya pada ibuku, apa doa seorang ibu yang hatinya jahat terkabulkan juga? dann ibu blng iya, hemmm tidak adil kan kalau gitu, bagaimana jika si ibu jahat tapi si anak baik, si ibu jahat nyumpahin si anak masuk neraka, kalau dikabulkan anak yang baik ini masuk neraka dong? ga adil sepertinya, bukan kah islam agama yang adil? sow, saya semakin yakin kalau tidak semua doa ibu itu dikabulkan..
well... ini hanya pemikiran saya ^_^
| Reactions: |
Langgan:
Entri (Atom)