Selasa, 18 Juni 2019

Hidup untuk diri sendiri, jadilah diri sendiri

Untuk sebagian orang.. untuk orang-orang tertentu, sebagian hidupnya banyak dihabiskan untuk orang-orang disekelilingnya, entah itu menafkahi, entah itu melakukan apapun untuk kebahagiann orang disekelilingnya.. full untuk orang-orang disekelilingnya, tanpa ingat bahwa dirinya sendiri butuh untuk menjadi diri sendiri

Seorang sahabat pernah berkata "kita tidak bisa membahagiakan semua orang nie.."  setelah kejadian 3 tahun kemarin.. yah, hidup hanya sekali, sebelumnya, hidup untuk orang lain, berperan seperti yang orang inginkan..  dan sekarang, hidup untuk diri sendiri, apa yang membuat hati ringan, tenang menjalaninya, dan bahagia..

Melakukan apa yang sebelumnya tidak sempat untuk dilaksanakan, mengerjakan apa yang benar-benar disukai..

Pernah baca di salah satu  media sosial tentang motivasi tukang sate..
pelanggan ini, kalau mau memesan sate, harus telepon dlu sebelmnya, untuk memastikan warungnya buka atau tutup, pernah suatu ketika, pelanggan ini memaksakan datang ke warung sate, dan ternyata tutup... suatu ketika ditanyalah ke penjual sate itu, kenapa tidak setiap hari buka? kenapa tidak jualan sampai malam? kalau bapak seperti ini cara jualannya, bapak akan kehilangan pelanggan..

bapak itu hanya berkata, "Rezeki itu dilangit nak, bukan di bumi.." kurang lebih pembahsannya, bapak itu menyuruh untuk lihat di jalanan dibelakangnya, banyak orang berkendara dengan mobil mewah,, gajinya besar, bekerja pagi siang malam, tapi apa hidupnya tenang? sebenarnya mereka bekerja untuk apa? kenapa mencari uang banyak2? untuk tabunga masa tua? untuk biaya berobat ketika sakit nanti akibat kelelahan bekerja? saya lebih tenang menjalani hidup saya sekarang, tidak dililit hutang, setiap 2 minggu sekali bisa pulang ke madura, disana saya bisa keliling kampung, menikmati alam, memancing, menikmati hidup..

Baru kemarin saya nonton sebuah video kurleb mirip sama cerita tukang sate itu..
dalam video itu, si motivator cerita, kalau semua motivator selalu memberikan motiviasi untuk selalu maju, jangan berhenti dalam usahamu, jangan memutuskan rantai, maksud rantai ini, tanda silang dikalender, hari-hari yang sudah dilalui dari awal mulai usaha sampai detik ini..

berapa jam kau bekerja, usaha, sehingga kurang waktu istirahat.. (16+18+24+7+9+8+5+9+....) dan sampai akhirnya itu semua dikali kan dengan 0 dan yang seperti kita tau, angka berapapun yang ada didepan, jika dikalikan dengan nol, maka hasilnya akan nol.. 0 ini adalah kematian.. kita ubah angka 0 ini menjadi 1, sehingga apa yang kita usahakan memliki artinya, memiliki hasil..

bagaimana mendapatkan angka 1 ini? bukan kehidupan immortal yah xixixiix angka 1 ini kita kembalikan semuanya pada Allah swt, apapun yang sedang kita kerjakan, niatkan ini semua untuk Allah.. misal.. saya niat menjahit ini, sebagai sarana dakwah saya, agar perempuan-perempuan diluar sana tertarik untuk memakai baju2 yang anggun, cantik, manis, bahan bagus dengan harga terjangkau agar mereka tertutup auratnya...

itu membuat saya tidak memikirkan keuntungan yang besar, hanya keuntungan sekedarnya... dan itu membuat kita kembali lagi ke cerita awal... Rezeki itu dilangit.. yang pasti kita selalu berusaha, jangan berhenti, dan selalu tetap di jalanNya... dan tetap menjadi diri sendiri, perbaiki diri sendiri, kalau niat kita benar2 untuk Allah, insyaAllah, Allah akan menuntun kita kearahNya, dengan bertemu orang2 baik yang akan mendampingi kita ke arahNya :)


that's reminder for my self.. yang suatu hari pasti lupa dan nge down lagi ^.^

Kamis, 13 Juni 2019

Jodoh yang di jaga Allah SWT

Momen lebaran.. menjadi ajang silaturahmi, bertemu saudara2, teman2 maupun para tetangga.. terkadang bertemu saudara2 dari teman dan tetangga..

tidak jarang, buat yang masih single itu menjadi kesempatan untuk mencari pasangan xixixii kalau dulu, kelewat aja ketemu orang2 yang memungkinkan untuk menjadi pasangan tuh reaksinya ga jauh dari.. "yah, telat datangnya.. hiks jadi ga bisa kenalan deh" wkwkkwkw kalau sekarang, reaksinya.. "hemm.. Allah menjaga aku untuk siapa yah? ma'lum lah, aku terlalu masyaAllah,  subhanallah, alhamdulillah untuk dimiliki" wkwkwkkwk

ituh.. namanya positif thinking, sama Allah dan biar hati ga down2 amat yah :D





Hidup untuk diri sendiri, jadilah diri sendiri

Untuk sebagian orang.. untuk orang-orang tertentu, sebagian hidupnya banyak dihabiskan untuk orang-orang disekelilingnya, entah itu menafkah...