Sabtu, 22 Agustus 2015

Kematian..

Satu hal yang pasti didunia ini adalah mati.. Kita sudah pasti akan meninggal... Meninggalkan semua yang menurut kita berharga didunia ini, sahabat2 yang baik yang ikhlas membantu kita tetap lurus didunia ini, anak2 yang menjadi bagian diri ini, orang2 yang tulus menyayangi kita...

Mendekati ajal, mengetahui bagaimana rasanya mendekati ajal menjemput, membuat kita sadar bahwa kita itu tidak berdaya, kita itu hanya manusia yang bisa meninggal...

Mendekati ajal, membuat bersyukur pada Allah SWT atas setiap tarikan napas yang bisa diambil oleh dada ini, bersyukur atas nikmat setiap detiknya kita masih hidup, jantung ini masih berdetak, paru2 ini masih bisa menghirup udara...

Bersyukur masih bisa peluk icha, ciumin icha, bimbing icha, mengasuh icha.. Menikmati setiap detiknya pertumbuhan icha, menikmati setiap detiknya kedekatan dengan icha...

Harapan hati ingin melihat icha tumbuh besar, menjadi sholehah, hamba yang paling disayang Allah SWT, hafidzah berikut artinya...  Melihat anak2 icha...

Setiap orang memiliki ambisinya masing2.. Memiliki keinginannya masing2.. Memiliki cita2 nya masing2... Cita2 ku... Hidup tenang dengan icha...

Terima kasih ya Allah...

Kamis, 20 Agustus 2015

Emosional anak vs emosional dewasa

Tadinya saya mau bilang.. Jagalah emotional anak, psikologis seorang anak daripda emotional orang dewasa.. Soalnya, emotional orang dewasa lebih bisa di kontrol dibandingkan emotional seorang anak... Sekalinya emotional seorang anak terganggung, bisa tahunan, belasan atau puluhan tahun memperbaikinya...

Cuman ngga jadi saya berpendapat seperti itu... Soalnya banyak juga orang dewasa tapi tingkat emosionalnya masih seperti anak kecil.. Tapi banyak juga anak kecil yang tingkat emosionalnya seperti orang dewasa... Tapi tetap saja, perasaan anak2 harus lebih dijaga dibandingkan kita yang "Katanya" Sudah dewasa...

Hmmm... Kemungkinan orang2 dewasa dimasa Depan lebih bermutu dibandingkan orang2 dewasa dimasa Sekarang ... Who knows...

Minggu, 16 Agustus 2015

Kompetisi, perlombaan dan pertandingan

Besok hari 17 agustus... Lomba2 dirumah, diadakan hari ini karena beberapa pertimbangan... Ketika dalam persiapan perlombaan, ada yg memberi ide untuk memberikan hadiah sesuai juaranya... Jujur, saya ga setuju, karena anak2 belum mengerti tentang berlomba, tentang kalah dan menang, bersikap seperti apa ketika menang dan bersikap seperti apa ketika kalah....

Menurut saya, lomba, kompetisi, ataupun pertandingan, lebih pas untuk anak sd kelas 4 atau 5 keatas.. Karena emosionalnya lebih baik dibandingkan anak 6 atau 7 tahun kebawah...

As i thought... Setelah semua hadiah dibagikan, ada anak yg ga dapet hadiah juara, dan bisa ditebak dong apa? Nangis.. Kan kasian kalau sudah seperti itu...

Anak jadi lebih fokus memenangkan pertandingan dibandingkan menikmati perlombaan.. Si anak juga bisa menjadi iri dan kesal ke teman2nya yg mendapatkan hadiah itu... Terlebih lagi, dia merekam di memorinya dan bisa dipastikan terekam sampai dewasa dan mengganggu perkembangan emosionalnya..

Hal kecil seperti itu, dampaknya sunggung luar biasa, padahal cuman hadiah loh, yang isi harganya tidak seberapa, yang menurut orang dewasa itu hal sepele.. Padahal, belum tentu si anak itu menganggap sebagai hal yang sepele...

Dan saya paling kesel kalau harus bilang "kan sudah saya bilang..."

#rollingeyes